Pendakian gunung Sumbing

" the real tracking"
              Pendakian sebuah gunung adalah sebuah aktivitas yang saat ini sudah mulai di sukai oleh banyak orang, terlebih bagi mereka yang hobinya traveling, pendakian adalah sebuah hal yang menantang untuk di lakukan. tidak hanya sekedar untuk berolahraga melintasi alam namun lebih kedalam menikmati indahnya ciptaan Tuhan. Pada hari sabtu pagi (30/09/21017) saya dan teman-teman mahasiswa IAIN PEKALONGAN pecinta alam yang tergabung dalam komunitas "PBA TELULAS" dan "CREW ADVENTURE" komunitas pecinta alam dari desa ngalian tirto. kami melakukan touring dan pendakian gunung sumbing  melalui jalur Garung Wonosobo. Rombongan kami berjumlah 23 orang, kami  start dari rumah saudara Mubin selaku ketua dari komunitas pba telulas. kami berangkat pada pukul 11.00 siang menuju BC garung. sampai di BC pukul 15.00 sore. kami di bc di jemput olehmiftahul fauzi salah satu penduduk asli kaki gunung sumbing yang kebetulan adalah teman dari rekan Ziad Azizi salah satu anggota dari komunitas pba telulas. akhirnya kami istrahat dan mempersiapkan segala sesuatunya sampe pukul 19.00 wib di rumahnya fauzi. 
             Pukul 19.30 kami memulai pedakian menuju pos 1. nah di jalur ini di sediakan ojek bagi temen temen yang ingin menghemat waktu dan tenaga. dengan membayar 25.000 temen-temen sudah sampai pos 1 dalam waktu kurang lebih 5 menit. sedangkan untuk jalan kaki butuh kurang lebih satu - dua jam. Rombongan kami sampai di pos 1 pukul 21.00 wib. medan yang kami lalui cukup mudah karena jalan berbatu yg sudah di tata rapi memudahkan kami dalam melangkah. kami istirahat di pos 1 cukup lama karena di pos 1 masih ada warung untuk sekedar mengisi perut ataupun menghangatkan tubuh.warung pak tarzan  kami menyebutnya. kami melanjutkan ke pos 2 pada pukul 22.30 wib. jalur yg kami lalui terus  menanjak tanpa ada bonus.akhirnya kmi sampai di pos 2 dengan penuh kelelahan. rombongan kami terbagi menjadi 3 kelompok .tapi kami tidak kehilangan komunikasi  karena kami membawa ht di setiap  kelompoknya.kami melewati jalur engkol engkolan,disini lah jalur yg ekstrim. kami sangat hati hati karena jalanya  sangat curam dan susah untuk buat pijakan kaki. akhirnya pada pukul 02.00 kami sampai di pos 3. kami melanjutkan lagi untuk mencari tanah yg agak lapang untuk mendirikan tenda. pukul 03.00 pagi kami istirahat dan sebagian dari  kami ada yang masak mi dan kopi untuk sekedar mengisi perut yang kosong. pukul 06.00 kami sudah siap siap untuk melanjutkan ke puncak. setelah semua siap akhirmya kami jalan lagi .di perjalanan kami bertemu dengan para pendaki dari berbagai tempat. akhirnya kami sampai puncak pukul 10.00 siang.kami sebenarnya bisa lebih cepat lagi sampai di puncak namun karena kami banyak yang masih pemula jadi banyak istrahatnya ,saat menuju puncak kami melewati pasar watu.watu kotak dan tanah putih. dan setelah beberapa jam kami berjuang melawan bebatuan yang terjal kamipun sampai puncak .dari 23 orang hanya 10 orang yang sampai puncak .yang lainya memutuskan untuk turun ke bawah karena fisik sudah tidak kuat.
    
 Sebelum berangkat brifing dan berdoa agar di perjalanan di berikan keselamatan






                                       foto bersama dengan pendaki asal Sulawesi

                                     foto with pendaki asal jakarta



Komentar